Jalan Rusak!! Mari Bergotong Royong. - Desa Genteng Kec Konang

Latest

Minggu, 04 Februari 2018

Jalan Rusak!! Mari Bergotong Royong.



Jalan Rusak!! Mari Bergotong Royong. 



Masyarakat di masa nenek moyang kita dahulu, hubungan sosial antar sesama warganya terjalin sangat kuat. Hubungan sosial yang dibangun saling mengutamakan kepentingan bersama dibandingkan kepentingan pribadi. Begitu pula ketika terjadi suatu musibah yang terjadi kepada beberapa orang, sedangkan orang yang lain saling berusaha untuk dapat membantunya. Kebiasaan saling tolong menolong inilah pada saat ini mulai terkikis seiring perkembangan zaman di era modern ini.
Modern ini, pengikisan sifat ringan tangan mulai hilang dalam karakter pada penerus bangsa. Anak-anak bangsa mulai disibukkan dengan dunia gadget mereka yang memunculkan sikap individualisme tinggi.  Hal tersebut, menyebabkan banyak kebiasaan yang sudah mendarah daging secara pelan-pelan mulai hilang dan terlupakan. Banyak faktor penyebab terkikisnya kebiasaan dalam hubungan sosial di masyarakat. Faktornya adalah mulai tumbuh dalam pribadi masyarakat sekarang enggan dalam memberikan pertolongan pada warga yang lain. Disisi lain, warga yang membutuhkan pertolongan malu dalam meminta tolong masyarakat di sekitarnya.
Terkikisnya sikap tolong menolong dan gotong royong pada masyakarat juga terjadi di daerah perkotaan, serta beberapa wilayah pedesaan yang mulai berkembang. Hingar bingar perkotaan dengan masyarakatnya yang mementingkan dirinya sendiri tanpa melihat bagaimana keaadaan sekitar atas apa yang dilakukannya. Namun berbeda dengan salah satu desa di kecamatan Konang ini yakni desa Genteng. Kondisi lingkungan sekitar yang jauh dari wilayah perkotaan. Akses jalan di desa Genteng ini tidak seperti jalan perkotaan. Setiap jalan yang masuk wilayah dusun-dusun di desa Genteng masih banyak yang belum mengalami perbaikan. Ketika hujan tiba masih banyak genangan air di setiap jalannya. Oleh masyarakat hal tersebut di lakukan dengan memberikan batu pada setiap genangan air yang ada.
Jalan menuju desa genteng juga termasuk wilayah perbukitan yang laju arah jalan berkelok-kelok serta naik turun. Hal ini bisa sangat berbahaya ketika terdapat jalan yang rusak pada laju jalan yang naik, dan laju jalan yang turun dari arah yang berlawanan. Di desa Genteng kecamatan konang ini masih banyak jalan yang rusak ketika masuk wilayah dusun-dusunnya. Hanya beberapa jalan yang sudah di perbaiki, itupun hanya akses jalan utama dari arah blega menuju desa Genteng.
Jalan yang rusak tersebut dirasakan pula oleh mahasiswa KKN kelompok 41 Universitas Trunojoyo Madura saat datang pertama kali ke desa Genteng untuk melakukan tanggung jawabnya dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya menempuh studi sarjananya. Ketika masuk wilayah dusun, jalan banyak yang rusak. Lebih ekstrim lagi jalan rusak tersebut ada pada jalur naik dan turun. Sehingga untuk dapat melewatinya hanya bisa dilakukan oleh sepeda motor yang dikendarai oleh seorang saja, sedangkan orang yang lain diharuskan untuk turun dan berjalan kaki.
Melihat keadaan tersebut, beberapa hari setelah berada di desa Genteng dan mulai mengenal masyarakat sekitar. Keduanya saling bekerjasama, bahu membahu, dan tolong menolong untuk membenahi akses jalan yang rusak di jalur naik turun tersebut. Mahasiswa hanya memberikan tenaga dalam membantu memperbaiki akses jalan yang rusak bersama masyarakat. Adanya kerja bakti perbaikan jalan tersebut, telah menjadi salah satu bukti bahwa masyarakat desa Genteng masih menjunjung nilai gotong royong, tolong menolong dan kebersamaan antar warga. Dengan adanya kerja bakti tersebut, mulai beberapa hari yang lalu (18 Januari 2018) hingga saat ini akses jalan dapat dilalui dengan baik tanpa adanya bahaya yang mengancam pengendara. (amalia)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar